March 16, 2026
Jl. Jenderal Sudirman No.Km. 03, Binturu, Kec. Wara Sel., Kota Palopo, Sulawesi Selatan 91922

WR III UMPalopo Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin Resmi Raih Guru Besar Bidang Ekonomi Islam

Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) kembali menorehkan capaian akademik melalui diraihnya jabatan Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Islam oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin, S.E., M.M..

Pencapaian tersebut ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Guru Besar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya dosen UMPalopo dalam bidang keilmuan strategis, khususnya ekonomi Islam.

Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai keberhasilan ini sebagai kontribusi penting bagi penguatan mutu akademik institusi.

“Guru Besar bukan hanya prestasi personal, tetapi aset institusi. Kehadiran Profesor di lingkungan UMPalopo akan berdampak langsung pada kualitas tridarma perguruan tinggi, akreditasi, serta reputasi akademik universitas,” ujarnya.

Prof. Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin, S.E., M.M. lahir di Pangkep, 24 September 1966. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kabupaten Pangkep, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi pada Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pendidikan magister diselesaikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), sementara gelar doktor diraih dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen yayasan di Universitas Muhammadiyah Makassar sebelum diangkat sebagai dosen Kopertis pada 1 Maret 1993. Sejak itu, ia aktif dalam berbagai jabatan struktural, yakni pernah menjabat sebagai Wakil Ketua dan Ketua STIE Muhammadiyah Palopo, kemudian dipercayakan menjadi Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo, hingga Wakil Rektor IV, dan saat ini ini menjabat sebagai Wakil Rektor III UMPalopo.

Dalam keterangannya, Prof. Yusuf menyampaikan bahwa proses pengajuan Guru Besar memerlukan konsistensi dalam pemenuhan standar akademik, terutama pada aspek publikasi ilmiah bereputasi.

“Tantangan terbesar adalah menjaga produktivitas riset dan publikasi. Namun, dengan dukungan dosen dan tenaga kependidikan, proses ini dapat dilalui dengan baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan amanah untuk memperkuat kontribusi keilmuan di bidang ekonomi Islam, baik dalam pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai Wakil Rektor III, Dr. Yusuf menempatkan pengembangan mahasiswa sebagai prioritas utama, khususnya dalam menciptakan keseimbangan antara prestasi akademik dan aktivitas organisasi.

“Mahasiswa harus aktif secara akademik, aktif berorganisasi, dan tetap lulus tepat waktu. Ketiganya harus berjalan seimbang agar menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung peningkatan akreditasi program studi dan kinerja institusi secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Yusuf berpesan kepada dosen-dosen muda agar memiliki perencanaan karier akademik yang jelas.

“Jangan menunda studi. Selesaikan S2 lebih cepat, lanjutkan S3 selagi masih produktif. Pahami jenjang karier dosen dan jangan berhenti di satu level. Tujuan akhirnya adalah profesionalisme dosen dan peningkatan mutu lembaga,” tambahnya.

Diraihnya jabatan Guru Besar oleh pimpinan universitas ini memperkuat posisi UMPalopo sebagai perguruan tinggi yang serius membangun budaya akademik, sekaligus menjadi indikator kesiapan institusi dalam bersaing pada level regional dan nasional.

Capaian ini diharapkan dapat memacu dosen-dosen lain untuk meningkatkan kualifikasi akademik serta produktivitas riset, sejalan dengan visi UMPalopo sebagai kampus unggul berbasis keilmuan dan nilai-nilai Islam.